Persiapan Madrasah Siyasah Libatkan Kolaborasi Berbagai Pihak, Jadi Gerbang Pendidikan Politik Kader Pemuda Persis

Last Updated: 29 September 2026By Daily Views: 4Total Views: 22

TASIKMALAYA, September 2026 — Lahirnya program Madrasah Siyasah Pemuda Persis Kota Tasikmalaya tidak berdiri di atas kerja satu pihak. Persiapan program tersebut merupakan hasil kerja sama dan kontribusi berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap penguatan wawasan politik kader.

Madrasah Siyasah sendiri ditempatkan sebagai salah satu program prioritas Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Pemuda Persis Kota Tasikmalaya. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran untuk membangun pemahaman kader mengenai politik secara lebih terarah dan komprehensif.

Ketua Pemuda Persis Kota Tasikmalaya, Lhutvi Basyori, menyebut Madrasah Siyasah tidak dirancang sebagai kegiatan seremonial semata. Program tersebut akan berlangsung secara berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk unsur pemerintahan, legislatif, eksekutif, dan penyelenggara pemilu. (Radartasik)

Gerbang Memahami Politik

Lebih dari sekadar agenda pendidikan, Madrasah Siyasah diproyeksikan menjadi langkah awal sekaligus gerbang bagi kader untuk memahami dunia politik.

Ruang pembelajaran ini diharapkan dapat membangun kesepahaman mengenai bagaimana politik dipahami dan dijalankan dalam lingkungan Pemuda Persis dan organisasi otonom Persatuan Islam. Dengan demikian, pembicaraan mengenai politik tidak berhenti pada persoalan kekuasaan atau kontestasi, tetapi juga menyentuh pengetahuan, etika, kebijakan publik, serta tanggung jawab sosial.

Gagasan tersebut sejalan dengan konsep kegiatan yang mengusung tema “Berpolitik dengan Ilmu, Bersikap dengan Adab, dan Berkhidmat dengan Amanah.”

Melalui tema tersebut, pendidikan politik ditempatkan dalam kerangka pembentukan wawasan dan sikap kader. Pengetahuan politik menjadi dasar untuk memahami persoalan, sementara adab dan amanah menjadi bagian dari prinsip yang ditekankan dalam menjalankan peran di ruang publik.

Dibangun melalui Kolaborasi

Persiapan Madrasah Siyasah juga menunjukkan pentingnya kolaborasi di lingkungan organisasi. Berbagai pihak turut memberikan kontribusi agar program tersebut dapat berjalan dan memiliki kesinambungan.

Pada peluncurannya, Minggu (27/9/2026) di Hotel City Kota Tasikmalaya, Madrasah Siyasah dihadiri unsur pemerintah, Wakil Walikota Kota Tasikmalaya, Pimpinan Pusat Pemuda PERSIS, Pimpinan Wilayah Pemuda PERSIS Jawa Barat, BAWASLU Kota Tasikmalaya, KPU Kota Tasikmalaya, organisasi kepemudaan, serta elemen lainnya. (Radartasik)

Pemuda Persis juga menyatakan program tersebut membuka ruang bagi organisasi kepemudaan lain untuk terlibat. Ke depan, sesi-sesi Madrasah Siyasah akan menghadirkan pemateri dari berbagai latar belakang untuk memperkaya perspektif peserta. (Radartasik)

Dengan pola tersebut, Madrasah Siyasah diharapkan menjadi ruang bertemunya gagasan, pengalaman, dan perspektif yang beragam. Kader tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga memiliki kesempatan membaca persoalan politik dan sosial yang berkembang di masyarakat.

Dari Kesepahaman Menuju Kontribusi

Madrasah Siyasah pada akhirnya diarahkan untuk membangun fondasi pemahaman politik di kalangan kader Pemuda Persis dan organisasi otonom. Program ini menjadi titik awal untuk mengenalkan berbagai persoalan siyasah secara lebih sistematis sekaligus membuka ruang diskusi mengenai peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Bagi penyelenggara, perjalanan Madrasah Siyasah tidak berhenti pada peluncuran. Program ini justru menjadi gerbang pertama menuju proses pembelajaran yang lebih panjang—membangun kesepahaman, memperluas wawasan, dan mempersiapkan kader agar mampu memahami persoalan politik dengan landasan ilmu serta menjalankan perannya dengan adab dan amanah. (UM)

 

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment