Ketua PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Tegaskan Visi Kader Rabbani, Bermanfaat, dan Mujahid

Ketua PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Tegaskan Visi Kader Rabbani, Bermanfaat, dan Mujahid

Last Updated: 9 Agustus 2025By Daily Views: 10Total Views: 760

Tasikmalaya, Agustus 2025 – Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Kota Tasikmalaya, Nashrul Hidayatullah, menegaskan komitmen organisasinya untuk membangun kader yang berilmu, berdaya, dan siap berjuang menegakkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan melalui narasi ilmiah yang menjadi pijakan gerak Pemuda Persis selama masa jihad 2025–2028.

Mengusung visi “Pembangunan Kader yang ‘Alimun Robbaniyyun, Nafi’un Li an-Naas, dan Mujahidun Lillah”, Nashrul menjelaskan bahwa Pemuda Persis tidak hanya mencetak generasi cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berintegritas tinggi. Landasan visi ini diambil dari Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 79 dan hadits Nabi Muhammad SAW tentang kemuliaan mengajarkan Al-Qur’an.

Konsep ‘Alimun Robbaniyyun diwujudkan melalui penguatan literasi Islam, pengembangan kapasitas dakwah, serta pembinaan yang terarah dengan pilar tarbiyyah ruhiyyah, ilmiyyah, akhlaqiyyah, dan harokiyyah. Tahapan pembinaannya dimulai dari tafaqquh (pengenalan), tatsbit (pendalaman dan komitmen), hingga tamkin (kepemimpinan dan kontribusi nyata).

Sementara itu, visi Nafi’un Li an-Naas menekankan peran Pemuda Persis sebagai agen transformasi sosial yang memberi manfaat nyata bagi umat, dengan fokus pada pemberdayaan di bidang pendidikan, dakwah, ekonomi, kesehatan, hingga advokasi. Pilar penguatnya meliputi tauhid sosial, ilmu sebagai solusi masalah umat, dan semangat kolaboratif.

Visi ketiga, Mujahidun Lillah, diarahkan untuk membentuk kader berkarakter tangguh yang siap mengorbankan tenaga, pikiran, harta, dan waktunya demi tegaknya Islam secara kaffah. Nashrul menegaskan, karakter ini harus dibentuk melalui proses tarbiyyah yang mendalam, lingkungan Islami, keteladanan tokoh mujahid, dan pengalaman dakwah lapangan.

Untuk merealisasikan visi tersebut, PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya menetapkan strategi tiga poros gerakan: internal (jam’iyyah, pendidikan, dakwah, kaderisasi), eksternal (hubungan kelembagaan, sosial, politik, keamanan), dan pengembangan skill serta keterampilan (ekonomi, olahraga, seni, budaya, komunikasi, dan informasi).

“Gerakan kita harus dinamis dan berdaya. Dinamis berarti adaptif terhadap perubahan zaman, berdaya berarti mandiri dan produktif untuk membangun kapasitas kader serta memberi kontribusi nyata bagi umat,” ujar Nashrul.

Moto gerakan Dinamis–Berdaya ini diharapkan menjadi spirit bagi seluruh kader Pemuda Persis Kota Tasikmalaya untuk melangkah bersama mewujudkan masyarakat yang Islami, berperadaban, dan madani.

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment