LAZ Persis Salurkan Air Bersih ke 36 Titik di Tengah Krisis Air Tasikmalaya
TASIKMALAYA, September 2026 — Di tengah kemarau yang membuat sejumlah wilayah Kota Tasikmalaya menghadapi krisis air bersih, kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus digerakkan oleh berbagai elemen. Lembaga Amil Zakat (LAZ) Persis turut mengambil bagian dengan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.
Hingga pertengahan September 2026, LAZ Persis telah mendistribusikan bantuan air bersih ke 36 titik distribusi, dengan total distribusi yang mencapai 89.200 berdasarkan data yang disampaikan LAZ Persis.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan peran Islam di tengah persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya dampak kemarau dan krisis air bersih di Tasikmalaya.
Kondisi kekeringan di Kota Tasikmalaya sendiri telah meluas. Data BPBD yang diberitakan pada September 2026 menunjukkan puluhan kelurahan di seluruh kecamatan terdampak dan distribusi air bersih terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (detikcom)
Libatkan Banyak Elemen
Dalam pelaksanaannya, program distribusi air bersih LAZ Persis tidak berjalan sendiri. Kegiatan tersebut dilakukan melalui sinergi dengan berbagai lembaga di lingkungan Persatuan Islam (Persis), di antaranya SIGAB, Brigade, HIPPI, lembaga pendidikan, serta organisasi otonom Persis.
Kolaborasi juga melibatkan para mitra LAZ Persis dan sejumlah lembaga keuangan syariah, seperti BMT Bringharjo dan BSI. Selain itu, kegiatan ini turut bekerja sama dengan BPBD Kota Tasikmalaya dalam penanganan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.
Model kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan bantuan. Sebab, persoalan air bersih di Tasikmalaya tidak hanya membutuhkan respons sesaat, tetapi juga keterlibatan berbagai pihak sesuai kapasitas masing-masing.
BPBD Kota Tasikmalaya sendiri pada 28 September 2026 mencatat distribusi air bersih telah mencapai 1.592.000 liter melalui 174 titik pengiriman, menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat akibat krisis air bersih yang masih berlangsung. (Media Indonesia)
Dari Kepedulian Menjadi Aksi

Bagi LAZ Persis, distribusi air bersih menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Air yang didistribusikan dapat digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari di tengah terbatasnya sumber air akibat kemarau.
Keterlibatan berbagai unsur Persis, mitra lembaga zakat, lembaga keuangan syariah, dan pemerintah daerah memperlihatkan bahwa penanganan persoalan sosial dapat dilakukan melalui kerja bersama.
Di tengah kemarau yang belum sepenuhnya berakhir, distribusi air bersih bukan sekadar bantuan. Bagi warga yang kesulitan mendapatkan air, setiap tangki yang datang berarti kesempatan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.


