PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Jalin Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota

PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Jalin Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota

Last Updated: 30 September 2025By Daily Views: 3Total Views: 425


Tasikmalaya
— Pimpinan Daerah Pemuda Persatuan Islam (PD Pemuda Persis) Kota Tasikmalaya melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kantor Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Candra, pada Selasa (30/9) di Bale Kota. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya, Nashrul Hidayatuloh, bersama jajaran pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Nashrul menyampaikan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai bidang, khususnya kepemudaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. “Kami berupaya menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat, terutama dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, berilmu, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Nashrul.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Candra, menyambut baik silaturahmi ini dan memberikan apresiasi terhadap peran aktif Pemuda Persis. Menurutnya, organisasi kepemudaan merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat moral, akhlak, dan semangat gotong royong.

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Persis, Dorong Kampung Bersama Jadi Model Pemberdayaan Berbasis Vokasi

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Perlu dukungan dan kolaborasi semua pihak, termasuk ormas kepemudaan, agar pembangunan kota berjalan seimbang, baik fisik maupun spiritual,” ucapnya.

Dalam dialog hangat tersebut, berbagai isu aktual turut dibahas. Salah satunya adalah tantangan generasi muda di tengah arus globalisasi yang begitu cepat. Isu LGBT menjadi perhatian bersama sebagai fenomena global yang kian memengaruhi nilai dan perilaku sebagian generasi. Baik Pemuda Persis maupun Wakil Wali Kota menilai, isu ini harus disikapi dengan pendekatan edukasi, pembinaan moral, serta penguatan karakter religius agar anak muda tidak kehilangan arah.

PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Jalin Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota

Rd. Dicky menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa menutup mata terhadap fenomena tersebut. Namun, penyelesaian masalahnya tidak cukup hanya dengan larangan, melainkan dengan memberikan ruang edukasi, penguatan literasi digital, serta pembinaan keagamaan yang sesuai dengan nilai budaya dan religius masyarakat Tasikmalaya.

“Anak muda harus dibekali kepercayaan diri, pemahaman agama, dan dukungan lingkungan yang sehat agar tidak mudah terpengaruh tren negatif global,” tegasnya.

Selain isu LGBT, pembahasan juga menyinggung tentang terkikisnya identitas budaya lokal. Menurut Rd. Dicky, masyarakat Tasikmalaya memiliki kearifan tradisi dan budaya religius yang patut dijaga. Jika tidak, generasi muda dikhawatirkan kehilangan akar budaya yang selama ini menjadi ciri khas Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA: Soft Launching “Kampung Bersama” Digelar di Gunung Tanjung, Tasikmalaya

Persoalan lain yang juga dibahas adalah kondisi masyarakat miskin, ketahanan pangan, efektivitas penyaluran bantuan, serta pentingnya pembangunan desa sebagai basis kesejahteraan masyarakat. Rd. Dicky menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pemuda dalam mengawal program-program sosial agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Pertemuan ini juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara Pemuda Persis dan pemerintah daerah. Ke depan, diharapkan terjalin kolaborasi program kepemudaan, pendidikan, kegiatan sosial, hingga pelestarian budaya lokal serta pemberdayaan masyarakat desa.

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment