Wakil Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Persis, Dorong Kampung Bersama Jadi Model Pemberdayaan Berbasis Vokasi
Tasikmalaya — Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, memberikan apresiasi tinggi atas langkah Jam’iyyah Persis yang menginisiasi program Kampung Bersama di Gunung Tanjung. Menurutnya, program ini tidak hanya menghadirkan solusi sosial-ekonomi, tetapi juga menjawab gagasan yang sejak lama ia usulkan kepada Wali Kota, yakni menghadirkan program vokasi berbasis potensi lokal di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.
“Ini luar biasa. Saya sudah mengusulkan jauh-jauh hari supaya wilayah-wilayah yang kurang mampu di Kota Tasikmalaya jangan hanya diberi bantuan cuma-cuma, tetapi diberi vokasi. Dari situ bisa tercipta kampung-kampung seperti kampung lele, kampung domba, atau kampung ayam petelor. Jadi konsep Kampung Bersama yang digagas Persis ini sejalan dengan harapan saya,” ujarnya pada Senin (15/09) di Gunung Tanjung, Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Diky menjelaskan bahwa konsep ini sejalan dengan Village Breeding Center atau Kawasan Pembiakan Ekonomi Lokal Kewilayahan (PELAK) yang ia gagas, di mana setiap kecamatan memiliki sektor unggulan. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Kalau ayam petelor, ayam pedaging, cabai, atau tomat bisa kita hasilkan sendiri, inflasi bisa terkendali. Kita tidak perlu impor dari daerah lain, cukup memanfaatkan hasil bumi kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya sinergi pemerintah dengan ormas Islam, khususnya Persis, dalam menggerakkan masyarakat. Ia menilai bahwa Jam’iyyah Persis telah mengambil peran penting sebagai pelopor melalui kolaborasi dengan LAZ Persis, PD Persis Kota Tasikmalaya, dan otonomnya seperti Persistri, Pemuda Persis, Pemudi Persis, SIGAB Persis, serta Brigade Persis.

“Pemerintah Kota tidak mungkin bekerja sendiri, ini harus dilakukan bersama. Apa yang dilakukan Persis bisa menjadi teladan bagi organisasi lain untuk ikut memberdayakan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan Kampung Bersama yang digagas Persis adalah contoh nyata dari perwujudan nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan hidup. Ia berharap, program ini tidak berhenti pada tahap percontohan, tetapi bisa direplikasi di berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya.
“Harapan saya, jangan hanya hari ini. Ke depan harus ada pertemuan lanjutan, duduk bersama dengan Persis dan semua pihak untuk merancang langkah konkret. Karena ini bukan sekadar program sosial, tetapi bagian dari jihad membangun kemandirian masyarakat,” pungkasnya.


[…] BACA JUGA: Wakil Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Persis, Dorong Kampung Bersama Jadi Model Pemberdayaan Berbasi… […]