Lintas Alam Santri PPI 309 Daarunnahlah: “Sehari Bersama Ayah Bunda”, Pererat Ikatan Keluarga dan Madrasah

Last Updated: 14 Juni 2026By Daily Views: 3Total Views: 565

 

TasikNews.com – Suasana kebersamaan, keceriaan, dan kehangatan keluarga mewarnai kegiatan Lintas Alam Santri PPI 309 Daarunnahlah bertajuk “Sehari Bersama Ayah Bunda” yang diselenggarakan oleh HAMIDAH (Himpunan Alumni Daarunnahlah) pada Ahad, 14 Juni 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Haflah Imtihan 2026 ini berlangsung di kawasan alam sekitar Kampung Gunung Tanjung, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri mulai dari tingkat RA Persis 79 hingga Diniyyah Ula Persis 309, bersama ayah dan bunda mereka. Seluruh peserta turut didampingi oleh dewan guru serta panitia pelaksana yang memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh manfaat.

Ketua Pelaksana, Jilan Ghaly Ramadlan, menjelaskan bahwa kegiatan Lintas Alam ini merupakan sarana pembelajaran di luar kelas yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan melalui pengalaman langsung di alam terbuka yang memberikan kesan mendalam bagi para santri.

“Kegiatan ini dirancang sebagai wahana pendidikan yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Selain memberikan suasana yang menyenangkan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, terutama dalam hal kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan,” ungkapnya.

Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Dengan penuh semangat, mereka menyusuri rute lintas alam yang telah ditentukan panitia.

Di sepanjang perjalanan, peserta mengikuti berbagai permainan kelompok dan tantangan edukatif yang menuntut kekompakan, komunikasi, serta kerja sama antara santri dan orang tua.

 

Gelak tawa, sorak semangat, dan kebersamaan terlihat menghiasi setiap pos kegiatan. Momen-momen sederhana seperti saling membantu melewati medan perjalanan, menyelesaikan permainan bersama, hingga berbagi bekal di tengah alam terbuka menjadi pengalaman berharga yang mempererat hubungan antara anak dan orang tua.

Selain melatih kerja sama tim dan membangun keakraban antar santri, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara santri, orang tua, guru, alumni, dan seluruh keluarga besar madrasah.

Kehadiran ayah dan bunda dalam setiap aktivitas menjadikan kegiatan ini memiliki makna yang lebih mendalam, karena menghadirkan ruang kebersamaan yang jarang didapatkan di tengah kesibukan sehari-hari.

 

Dalam sambutannya, Mudir ‘Am PPI 309 Daarunnahlah, Ustadz Saefurrohman, menyampaikan bahwa kegiatan Lintas Alam bukanlah program yang baru dilaksanakan. Menurut beliau, kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis dalam membangun hubungan emosional antara anak dan orang tua.

“Ini bukan kali pertama kegiatan seperti ini dilaksanakan. Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan chemistry antara anak dan orang tua. Di tengah aktivitas yang padat, kesempatan membersamai anak secara langsung seperti ini sangat penting dan memiliki dampak yang besar bagi tumbuh kembang mereka,” tuturnya.

Kesan mendalam juga dirasakan oleh para orang tua santri. Banyak di antara mereka mengaku bahagia karena dapat meluangkan waktu khusus untuk mendampingi putra-putrinya belajar, bermain, dan berpetualang di alam terbuka.

 

Momen kebersamaan tersebut menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menguatkan hubungan emosional dalam keluarga.

Di penghujung kegiatan, Mudir Diniyyah PPI 309 Daarunnahlah, Ustadz Nashrul Hidayatulloh, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada HAMIDAH atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak yang terlibat.

“Kami sangat mengapresiasi HAMIDAH yang telah menghadirkan kegiatan penyerta Haflah Imtihan 2026 ini. Alhamdulillah, kegiatan ini mampu menghadirkan suasana yang begitu emosional, mengharukan, sekaligus penuh suka cita. Kebersamaan antara santri, orang tua, guru, dan alumni yang terjalin hari ini menjadi kenangan berharga yang insya Allah akan membekas dalam hati seluruh peserta,” ujarnya.

Kegiatan Lintas Alam “Sehari Bersama Ayah Bunda” pun ditutup dengan penuh rasa syukur. Di balik langkah-langkah yang menapaki jalan setapak dan perbukitan, tersimpan nilai-nilai pendidikan, kebersamaan, dan kasih sayang yang menjadi bekal berharga bagi para santri.

Lebih dari sekadar perjalanan di alam, kegiatan ini menjadi perjalanan hati yang mempertemukan keluarga, madrasah, dan alumni dalam satu ikatan ukhuwah yang semakin erat.

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment