SIGAB Persis Korwil Jabar Terjunkan Tim Bantu Longsor Banjarnegara, 3 Korban Ditemukan
Banjarnegara – Jawa Tengah — Usai membantu penugasan pada operasi SAR longsor di Majenang, Cilacap, tim SIGAB Persis Korwil Jawa Barat langsung bergerak menuju lokasi bencana tanah longsor di Dusun Cikukung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (19/11/2025).
Bencana yang terjadi pada Ahad, 16 November 2025 sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan jenis longsor pergerakan tanah yang menimbun sejumlah rumah warga dan menyebabkan puluhan penduduk belum ditemukan.
Sebanyak sembilan personel SIGAB Persis tiba di Banjarnegara sekitar pukul 11.15 WIB setelah menempuh perjalanan dari Cilacap. Setibanya di lokasi, tim langsung melapor ke posko gabungan dan menerima penugasan pada sektor pencarian Worksite A-2 sekitar pukul 14.30 WIB.

BACA JUGA: SIGAB Persis Terjun Bantu Penanganan Longsor Majenang, Cilacap
Tanpa menunda waktu, para relawan langsung terjun membantu pencarian secara manual di area timbunan tanah yang sangat tebal dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Dalam proses pencarian hari pertama, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga orang korban dalam keadaan meninggal dunia dari total 26 warga yang masih dalam pencarian. Salah satu korban yang teridentifikasi bernama Tuwi (50 tahun, perempuan), sementara dua korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh petugas.
Di lokasi, relawan SIGAB Persis tidak hanya fokus pada evakuasi korban, tetapi juga mulai membangun Posko Persis Peduli, memperkuat koordinasi dengan BPBD dan aparat setempat, serta membantu proses penggalian dengan alat terbatas.
Upaya pencarian korban menghadapi tantangan berat akibat medan yang ekstrem. Tebal material longsor diperkirakan mencapai 10 hingga 12 meter, sementara hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi turun.
Kondisi tanah yang terus bergerak meningkatkan risiko longsor susulan, sehingga penggunaan alat berat hanya dapat dilakukan secara terbatas. Selain itu, akses menuju titik longsor juga sulit dijangkau, sehingga memperlambat proses evakuasi.

Warga terdampak kini berada di pos pengungsian yang didirikan di area kantor desa dan kecamatan. Namun sebagian pengungsi memilih tinggal sementara di rumah kerabat, sehingga distribusi bantuan logistik menjadi tidak merata.
BACA JUGA: SIGAB Persis Turun ke Gua Pangandaran: Evakuasi Pemburu Kelelawar yang Tewas di Kedalaman
Kondisi tersebut membuat kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, paket sembako, susu formula, makanan untuk ibu menyusui, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, sampai bantuan uang tunai darurat menjadi prioritas yang harus segera dipenuhi.
Tim yang bertugas merupakan gabungan relawan dari tiga wilayah korda terdekat, yaitu Ciamis, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Bandung, di bawah komando SIGAB Persis Korwil Jabar. Penugasan mereka merupakan respons cepat Persis dalam membantu penanganan bencana di Jawa Tengah, dengan unsur pelaksana lapangan dari SIGAB Persis, didukung Laz Persis dan Pemuda Persis.

