SIGAB Persis Terjun Bantu Penanganan Longsor Majenang, Cilacap
Cilacap — Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih terus berlangsung. Setelah memasuki hari ketujuh, tim SAR gabungan memutuskan memperpanjang masa pencarian selama tiga hari, mengingat masih adanya korban yang belum ditemukan.
Hingga hari ketujuh, sebanyak 20 korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sebanyak 40 rumah terdampak, dan 12 di antaranya rusak parah akibat tertimbun longsoran.

Sejak awal bencana, Tim Persis Peduli yang terdiri dari unsur SIGAB Persis, Pemuda Persis, dan LAZ Persis hadir di lokasi untuk memberikan dukungan kemanusiaan, termasuk membantu kebutuhan logistik relawan dan warga terdampak. Salah satu anggota SIGAB Persis yang turun langsung di lokasi adalah Bambang Fitrah, relawan yang dikenal aktif dalam penanganan kebencanaan khusus.
BACA JUGA: SIGAB Persis Turun ke Gua Pangandaran: Evakuasi Pemburu Kelelawar yang Tewas di Kedalaman
Proses pencarian kini menjadi semakin menantang karena kondisi tanah yang masih bergerak serta cuaca yang kerap turun hujan. Material longsoran yang tebal membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Selain memberikan dukungan di lapangan, Persis Peduli melalui LAZ Persis juga menyalurkan bantuan logistik yang difokuskan untuk kelompok rentan di posko pengungsian. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, susu formula, dan kebutuhan bayi serta balita.

“Kami hadir untuk memastikan kebutuhan mendesak warga dan relawan terpenuhi, terutama kebutuhan bayi yang seringkali luput dari perhatian,” ujar Bambang, salah satu relawan SIGAB Persis di lokasi.
Setelah operasi SAR ditutup, penanganan bencana rencananya akan dilanjutkan pada tahap pemulihan (recovery). Salah satu fokus utama pascabencana adalah rencana relokasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman, mengingat area bencana masih berpotensi mengalami longsor susulan.
BACA JUGA: BPBD Apresiasi SIGAB dan Pemuda Persis sebagai Pionir Penanggulangan Bencana
Keterlibatan Persis Peduli diharapkan tidak hanya membantu warga selama masa darurat, tetapi juga mendukung pemulihan jangka panjang demi keselamatan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.


