Penikmat Kopi Harus Tau Ini, Mengenal Varian Kopi

Last Updated: 30 September 2026By Daily Views: 6Total Views: 26

Sebagai penikmat kopi kita tau bahwa sekarang banyak kedai kopi yang bisa kita kunjungi untuk menikmatinya. Tapi kita juga harus tau tentang dasar kopi dan variannya, agar kita lebih paham dalam memilih kopi yang kita nikmati.

 

Kopi arabika dan robusta adalah dua jenis kopi yang jamak ditemui di Indonesia tapi masih ada varian lainya.

 

Jenis varian kopi

 

  1. Arabika

Kopi arabika awalnya berasal dari negara Ethiopia kopi yang berasal dari Ethiopia tersebut menjadi komoditi penting di Semenanjung Arab dan Eropa. Kemudian oleh petani Swedia digolongkan menjadi varian arabika karena berasal dari Semenanjung Arab.

 

Kopi arabika merupakan jenis kopi pertama yang ditemukan dan dibudidayakan oleh manusia hingga sekarang. Tanaman kopi jenis Ini membutuhkan waktu sembilan bulan untuk berbunga dan berbuah, kopi arabika tumbuh di ketinggian 700-1000 700 m DPL atau di atas permukaan laut dengan suhu 16-20 derajat Celcius.

Lihat juga: Sejarah Kopi

Jadi buah kopi arabika kualitas bijinya jauh lebih baik dari kopi liberika dan robusta dan juga kopi jenis arabika terkenal nikmat dan memiliki aroma yang sedap dan kuat. Kopi arabika saat ini telah menguasai sebagian besar kopi dunia dan harganya jauh lebih tinggi daripada kopi jenis lainnya.

 

Indonesia sendiri kita dapat menemukan jenis kopi arabika ini dari mulai Aceh sampai di Papua, ini adalah salah satu tempat penghasil kopi arabika terbaik di dunia kalian pasti akrab bukan dengan kopi Gayo khas Aceh yang namanya sudah mendunia. Gayo sudah menjadi daerah penghasil kopi sejak tahun 1908 kopi yang dihasilkan di daerah ini punya aroma dan yang khas, di tahun 2010 International conferences on coffee since mengakui kalau kopi Gayo merupakan kopi arabika terbaik nomor satu di dunia.

 

  1. Robusta

Kopi robusta nama robusta diambil dari kata robas istilah dalam bahasa Inggris yang artinya kuat kopi robusta awalnya ditemukan di negara kongo. Jenis kopi ini dapat tumbuh baik di ketinggian 400-700 mdpl di atas permukaan laut dengan suhu 21-24 derajat celcius. umumnya jenis kopi ini memerlukan waktu 10-11 bulan untuk proses pembuahan dari bunga hingga menjadi buah.

 

Penghasil kopi terbesar di Indonesia adalah Sumatera Selatan Menurut data Kementerian Pertanian produksi kopi di provinsi ini mencapai 184.168 Ton dan semuanya merupakan yang dusta sementara penghasil kopi terbesar kedua adalah Lampung dengan produksi mencapai 106.746 ton.

 

3.Liberica

 

kalau jenis yang satu ini sangatlah asing ditelinga kamu dan jarang kita temui di pasaran yaitu kopy Liberica. kopi Liberica berasal dari Liberia Afrika barat budidaya kopi liberika tumbuh baik di daerah tropis dataran rendah dengan ketinggian 400 hingga 600 meter dari permukaan laut. Namun tetap bisa tumbuh dan berbuah hingga ketinggian 1200 m suhu ideal pertumbuhannya ada pada kisaran 27 hingga 30° Celcius dengan curah hujan 1500 hingga 2.500 mm pertahun.

 

Kopi liberika yang pernah didatangkan ke Indonesia yaitu bervarietas, Ardonianna dan Devi di Indonesia sendiri kopi jenis ini bisa ditemukan di daerah Jambi dan Bengkulu, di Jambi produsen diberikan terkonsentrasi di wilayah Tanjung Jagung. Kopi liberika asal Indonesia banyak disukai oleh konsumen di Malaysia sehingga sebagian besar kopi jenis ini diekspor ke Malaysia dan sisanya diperdagangkan secara lokal.

Lihat juga: Bawa Teknologi Global ke Masa Depan Kopi Indonesia

  1. Excelsa

 

Kemudian untuk kopi jenis ini mungkin baru kamu ketahui yaitu kopi Excelsa, kopi excelsa berasal dari Afrika barat pertama kali jenis kopi ini ditemukan di dekat Danau Chad. Kopi jenis excelsa ini sendiri sangat cocok dibudidayakan di daerah dataran rendah yang basah dan juga dapat ditanam di areal lahan gambut.

 

Di Indonesia sendiri copy berjenis excelsa mudah ditemui di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, karena topografi lahan di daerah sana sangat mendukung untuk ditanami kopi berjenis Ekselsa ini. Di Indonesia kopi excelsa bisa ditemukan di perkebunan kopi dataran rendah seperti Jambi dan Kepulauan Riau.

 

Kopi excelsa cocok dikembangkan pada ketinggian lahan paint 03 hingga 750 m diatas permukaan laut, idealnya ditanam di daerah beriklim tropis dengan curah hujan sedang.

 

Itulah beberapa jenis varian kopi yang telah kamu ketahui bicara tentang kopi Indonesia memiliki beberapa daerah penghasil kopi, dan kopi terenak di dunia yaitu kopi arabika Gayo Sumatera, kopi arabika Kintamani Bali, kopi arabika Toraja ,kopi Arabica Java ijen Raung Jawa Timur, kopi liberika rangsang Meranti Riau, serta kopi arabika Flores Bajawa dan terakhir adalah kopi terbaik dan termahal di dunia yaitu kopi Luwak itu merupakan beberapa varian kopi dan kopi terbaik di dunia.

 

Ternyata negara kita merupakan penghasil kopi terbanyak kedua di dunia setelah Brazil serta penghasil kopi terbaik di dunia. Tunggu apalagi ayo wisata ke perkebunan kopi sembari mencicipi kopi serta menghirup aroma yang khas dari masing-masing variannya tentu hal yang menari. Ayo jelajahi kopi terbaik di Indonesia. semoga bermanfaat serta menambah wawasan kamu tentang kopi. (LB)

 

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment