PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lanjutkan Safari Kejam’iyyahan ke PC Pemuda Mangkubumi

PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lanjutkan Safari Kejam’iyyahan ke PC Pemuda Mangkubumi

Last Updated: 27 September 2025By Daily Views: 2Total Views: 267

 

Tasikmalaya – Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Kota Tasikmalaya terus melanjutkan rangkaian safari kejam’iyyahan ke berbagai Pimpinan Cabang (PC). Setelah sebelumnya berkunjung ke PC Pemuda Cihideung, Cipedes, dan Bungursari, kini giliran PC Pemuda Persis Mangkubumi yang dikunjungi pada Jumat (26/9).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Kejam’iyyahan PD Pemuda Persis, Lhutvi Basyori. Dalam forum tersebut, ia mendengarkan secara langsung kondisi objektif yang dialami PC Mangkubumi. Sejumlah pertanyaan dan keluhan kader, khususnya mengenai persoalan pengkaderan, disambut serius oleh Bidang Kejam’iyyahan PD Pemuda Persis. Hal ini menjadi bukti komitmen PD dalam mendampingi sekaligus memperkuat gerakan di tingkat cabang.

Ketua PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya, Nashrul Hidayatuloh, turut memberikan tausiqul jam’iyyah yang menekankan tiga modalitas utama organisasi: kader militan, struktur yang solid, dan tradisi amal jamai. Menurutnya, tiga pilar tersebut adalah fondasi agar Pemuda Persis mampu bergerak secara konsisten dan berdampak nyata.

“Kader militan itu adalah hasil verifikasi dari ujian-ujian secara alami. Ia berawal dari kesadaran masing-masing kader, bukan sesuatu yang bisa dipaksakan atau sekadar dirasionalkan,” tegas Nashrul

PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lanjutkan Safari Kejam’iyyahan ke PC Pemuda Mangkubumi

Lebih jauh, Nashrul menjelaskan bahwa membangun kader militan tidak hanya cukup dengan semangat, tetapi harus ditempuh melalui empat tahapan penting: internalisasi ideologi organisasi, pembentukan kesadaran dan karakter jiddiyah (kesungguhan), pembekalan keterampilan serta pengetahuan, dan terakhir melalui proses pengkaderan yang maksimal serta terstruktur.

“Kader militan itu ibarat nyawa bagi organisasi. Jumlah bukanlah ukuran, yang terpenting adalah kualitas kader yang benar-benar siap berkorban dan istiqamah dalam menggerakkan jam’iyyah” ungkapnya.

Dalam tausiyahnya, Nashrul juga menguraikan lima amanat organisasi yang harus dijalankan secara konsisten, yakni: kaderisasi, regenerasi, harmonisasi, delegasi, dan mitigasi. Kaderisasi menjadi ujung tombak dengan memastikan lahirnya kader baru sekaligus menjaga kualitas kader yang ada.

Regenerasi menegaskan kesinambungan kepemimpinan. Harmonisasi meliputi sinergi internal kader, struktur, hingga pejabat publik, termasuk menghadirkan kesejahteraan. Delegasi berarti mempercayakan amanah pada kader yang tepat, sementara mitigasi diarahkan untuk mempersiapkan jam’iyyah menghadapi berbagai tantangan.

Kunjungan ke PC Pemuda Persis Mangkubumi ini diakhiri dengan diskusi hangat, yang memperlihatkan semangat kader untuk terus berbenah dan menguatkan soliditas organisasi. PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya berharap agenda safari kejam’iyyahan ini dapat menjadi sarana penguatan struktural sekaligus mempererat ukhuwah antar kader di semua tingkatan.

PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lanjutkan Safari Kejam’iyyahan ke PC Pemuda Mangkubumi

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment