Mengokohkan Kader dan Gerakan, PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lakukan Pembinaan ke PC Cipedes

Mengokohkan Kader dan Gerakan, PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lakukan Pembinaan ke PC Cipedes

Last Updated: 16 September 2025By Daily Views: 4Total Views: 498

 

Tasikmalaya — Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persis Kota Tasikmalaya melaksanakan kunjungan ke Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Persis Cipedes pada Selasa, 16 September 2025. Dalam kunjungan ini, Ketua PD Pemuda Persis, Nashrul Hidayatuloh, menyampaikan tausiqul jam’iyyah dengan mengangkat tiga modal utama organisasi: kader militan, struktur yang solid, dan tradisi amal jama’i.

Pertama, kader militan. Nashrul menjelaskan bahwa militansi bukan diukur dari jumlah kader, melainkan dari kualitas perjuangannya. Militansi dibangun melalui pemahaman ideologi organisasi, penanaman karakter kesungguhan (jiddiyah), serta keterampilan dan pengetahuan yang memadai. Proses kaderisasi yang terstruktur menjadi kunci dalam melahirkan kader-kader berkualitas. “Kader militan adalah mereka yang responsif, punya tekad kuat, tabah, berani mengeluarkan potensi terbaik, dan tidak mudah mencari alasan untuk menghindar,” jelasnya.

Kedua, struktur yang solid. Menurut Nashrul, organisasi yang kuat hanya bisa berjalan dengan struktur yang rapi dan staf yang solid. PC Pemuda Persis berperan sebagai pembuat kebijakan, sementara PJ harus menjadi pelaksana yang digerakkan secara kompetitif. Penempatan orang dalam struktur, katanya, harus sesuai dengan misi dan target yang jelas agar roda organisasi bergerak efektif dan efisien.

Ketiga, tradisi amal jama’i. Nashrul menekankan bahwa semua kegiatan Pemuda Persis harus dilaksanakan dengan semangat kolektif. Koordinasi, program, hingga keputusan tidak boleh dijalankan secara sepihak. “Kekuatan jam’iyyah lahir dari kebersamaan, bukan dari kerja sendiri-sendiri. Tradisi amal jama’i adalah ruh organisasi,” ungkapnya.

Selain tiga modal utama tersebut, Nashrul juga menyampaikan lima amanat organisasi. Pertama, kaderisasi, yaitu proses melahirkan kader baru sekaligus menjaga kualitas kader yang ada. Kedua, regenerasi kepemimpinan yang memastikan kesinambungan gerakan. Ketiga, harmonisasi, baik dalam hubungan antar kader maupun dengan struktur publik, serta dalam pemenuhan kesejahteraan kader. Keempat, delegasi, yaitu kemampuan mempercayakan tugas pada orang yang tepat sesuai kapasitas. Kelima, mitigasi jam’iyyah, yakni menyiapkan organisasi untuk menghadapi berbagai persoalan internal maupun eksternal.

Mengokohkan Kader dan Gerakan, PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Lakukan Pembinaan ke PC Cipedes

Ia pun menjelaskan prinsip-prinsip tarbiyyah harokiyyah yang harus menjadi fondasi pergerakan Pemuda Persis. Prinsip tauhid yaitu menegaskan bahwa setiap gerakan harus berbasis pada nilai-nilai ketuhanan. Prinsip keseimbangan dunia dan akhirat yaitu mengingatkan agar kader tidak hanya fokus pada aspek ukhrawi, tetapi juga tangguh dalam urusan dunia.

Kemudian prinsip kemudahan (taysir), yang menurut Nashrul, yaitu menekankan bahwa setiap program harus bisa dijalankan dengan ringan dan realistis. Prinsip integral dan seimbang yaitu memastikan program saling mendukung dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Prinsip pengembangan diri yaitu mendorong kader untuk terus meningkatkan kapasitasnya. Terakhir, prinsip moralitas yaitu menuntut kader agar berakhlak mulia dalam setiap langkah perjuangan.

“Kader Pemuda Persis harus bergerak dengan prinsip yang jelas. Tauhid menjadi pondasi utama, tapi jangan lupa keseimbangan dunia dan akhirat. Gerakan kita harus mudah dipahami, terintegrasi, terus mengembangkan diri, dan tetap bermoral. Dengan itu, organisasi akan melahirkan kader yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” tegas Nashrul.

Kunjungan PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya ke PC Cipedes ini diharapkan tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga memberikan arahan yang jelas bagi kader di tingkat cabang. Dengan kader militan, struktur organisasi yang kokoh, dan tradisi amal jama’i, Pemuda Persis diyakini akan mampu menjawab tantangan zaman serta melahirkan kader berkualitas yang konsisten dalam perjuangan jam’iyyah.

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment