PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Jiddiyah dalam Kunjungan ke PC Cihideung

PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Jiddiyah dalam Kunjungan ke PC Cihideung

Last Updated: 9 September 2025By Daily Views: 4Total Views: 720

 

Tasikmalaya — PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya terus memperkuat program bidang kejamiyyahan dengan melakukan kunjungan ke PC Pemuda Persis Cihideung pada Selasa (9/9/2025). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus pembinaan kader melalui tausiqul jamiyyah yang disampaikan oleh Ketua PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya, Nashrul Hidayatuloh.

Dalam tausiyahnya, Nashrul menegaskan pentingnya menanamkan sikap jiddiyah di kalangan kader. Ia menjelaskan bahwa jiddiyah berarti kesungguhan dalam menjalankan tugas-tugas syar’i, tarbawi, dan tanzhimi dengan cepat, penuh ketabahan, mengerahkan seluruh potensi, serta sanggup mengatasi berbagai hambatan demi terlaksananya tugas secara optimal. Menurutnya, tanpa jiddiyah, organisasi akan kehilangan semangat gerak dan tujuan besar dakwah sulit diwujudkan.

Lebih lanjut, Nashrul memaparkan lima syarat yang menjadi bagian tak terpisahkan dari jiddiyah. Pertama, al-istijabah al-fauriyah atau responsif. Seorang kader harus mampu menindaklanjuti setiap tugas dan arahan dari qiyadah dengan segera, tanpa menunda-nunda, karena dakwah menuntut kecepatan sekaligus ketepatan dalam bertindak.

Kedua, al-azmul qowiy atau kesungguhan yang kuat. Aktivis dan kader dakwah dituntut memiliki tekad yang kokoh, sebab amanah yang diemban sangat berat. Kesungguhan ini menjadi pondasi untuk melawan rasa malas, lemah, dan putus asa. Ketiga, al-mutsabarah yang berarti tabah dan ulet. Jalan dakwah penuh rintangan dan ujian, sehingga seorang kader harus memiliki ketahanan diri untuk tetap istiqamah tanpa mudah menyerah.

Keempat, taskhiru kullil imkanat atau mengerahkan seluruh potensi. Dakwah menuntut kader untuk memberikan yang terbaik dari tenaga, waktu, pikiran, hingga sumber daya. Nashrul mengingatkan bahwa organisasi tidak akan berkembang jika kader hanya memberikan sisa tenaga atau sisa waktu, karena perjuangan membutuhkan dedikasi penuh.

Kelima, mughalabatul ‘adzar, yaitu kemampuan mengatasi segala hambatan hidup agar tetap dapat berkontribusi. Menurutnya, kader militan bukanlah mereka yang pandai mencari alasan untuk menghindar, melainkan yang mampu melawan keterbatasan dan tetap hadir memberikan kontribusi bagi perjuangan.

PD Pemuda Persis Kota Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Jiddiyah dalam Kunjungan ke PC Cihideung

“Lima syarat inilah yang membentuk pribadi kader militan. Dengan jiddiyah, seorang kader tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberi sumbangsih nyata bagi keberlangsungan organisasi dan dakwah,” tegas Nashrul di hadapan kader PC Cihideung.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen PD Pemuda Persis untuk terus mendampingi dan menguatkan PC dalam menjalankan roda organisasi. Dengan pemahaman tentang jiddiyah, diharapkan kader PC Pemuda Persis Cihideung mampu melaksanakan amanah dengan optimal, penuh tanggung jawab, dan tetap istiqamah dalam perjuangan.

 

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

2 Comments

  1. Akaz Markaz 9 September 2025 at 22:31 - Reply

    kalau OPINI itu apakah bisa berbentuk tulisan, atau hanya sebatas “Opini”?

Leave A Comment