KOPDAR IPP Kota Tasikmalaya: Menguatkan Ruh Literasi dan Kepekaan Sosial Pelajar

KOPDAR IPP Kota Tasikmalaya: Menguatkan Ruh Literasi dan Kepekaan Sosial Pelajar

Last Updated: 4 Februari 2026By Daily Views: 3Total Views: 176

TasikNews.com — Kegiatan KOPDAR (Keur Ngopi Bari Diajar) yang digagas Ikatan Pelajar Persatuan Islam (IPP) Kota Tasikmalaya kembali digelar pada Rabu malam (4/2/2026) pukul 19.00 WIB, bertempat di Gedung PERSIS Center Kota Tasikmalaya.

Meski diguyur rintik hujan dan diselimuti udara dingin malam, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para kader IPP Kota Tasikmalaya untuk terus ber-thalabul ilmi dan memperdalam wawasan keilmuan.

Kegiatan KOPDAR kali ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah IPP Jawa Barat, Chairul Ismet. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya memahami ruh dan identitas Ikatan Pelajar Persis sebagai organisasi literasi.

Menurutnya, IPP merupakan organisasi yang menekankan budaya membaca, diskusi, dan penguatan literasi di kalangan pelajar. Namun demikian, literasi tidak boleh berhenti pada aktivitas membaca semata, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Chairul Ismet juga mengevaluasi kinerja Pimpinan Daerah IPP Kota Tasikmalaya, khususnya dalam menyikapi isu politik di ranah pelajar. Ia menegaskan bahwa pelajar Persis tidak dilarang untuk memahami dinamika politik, namun perlu adanya batasan yang jelas.

“Politik dalam ranah pelajar Persis cukup diposisikan sebagai mitra kritis. Pelajar harus peka dan melek terhadap isu-isu yang berkembang di daerah masing-masing, tetapi hal tersebut dijadikan sebagai media pembelajaran, bukan sebagai ajang praktik politik praktis,” jelasnya.

Pada sesi penutup, Chairul Ismet kembali menegaskan pentingnya budaya membaca buku sebagai media utama pembentukan karakter dan intelektualitas pelajar. Menurutnya, buku adalah senjata utama bagi pelajar untuk mempertajam pola pikir serta membentuk kemampuan problem solving dalam menjawab persoalan di lingkungan sekitarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa menjadi pelajar yang rasikhuna fi al-‘ilm bukanlah hal yang sulit, yakni dengan memiliki kepekaan terhadap permasalahan sosial serta kemampuan menghadirkan solusi yang konstruktif atas persoalan tersebut.

Melalui kegiatan KOPDAR ini, IPP Kota Tasikmalaya berharap dapat terus menumbuhkan tradisi literasi, kepekaan sosial, serta semangat intelektual di kalangan pelajar Persis sebagai bekal dalam menghadapi tantangan zaman.

Bagikan Informasi ini ke Platform Anda!

Leave A Comment