World Cleanup Day 2025 Tasikmalaya Libatkan Puluhan Komunitas Pecinta Lingkungan
Tasikmalaya – World Cleanup Day (WCD) 2025 kembali digelar di Kota Tasikmalaya pada Sabtu (4/10), menghadirkan lebih dari 80 komunitas pecinta lingkungan yang berkolaborasi membersihkan sampah dan mengampanyekan kepedulian terhadap bumi.
Kegiatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat Kota Tasikmalaya, mulai dari karang taruna, Sea Soldier, Kwarcab, Fatayat NU, KAMMI, Dompet Dhuafa Volunteer, Tagana, Gerakan Hijau Tasik, hingga organisasi kemahasiswaan dari UPI, Unsil, UNPER, STISIP, dan STAINU. Turut serta pula organisasi kepemudaan seperti KNPI, HMI, PMII, serta komunitas pecinta alam dan gerakan sosial lain. Dari kalangan Persatuan Islam, hadir Pemuda Persis Kota Tasikmalaya, Santri Siaga Persis, dan Siaga Bencana (SIGAB) Persis yang ikut bergerak aktif di lapangan.

BACA JUGA: Edukasi Mitigasi Bencana Digelar di RW 09 Gunung Tanjung
Turut hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang memberikan apresiasi atas semangat kolaborasi lintas organisasi. Kehadirannya sekaligus menjadi dukungan moral agar aksi peduli lingkungan tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi berlanjut sebagai gerakan kolektif warga Tasikmalaya.
Komandan SIGAB Persis Kota Tasikmalaya, Irfan Ridwan, menegaskan pentingnya membangun kesadaran lingkungan sejak dari diri sendiri. “Masalah lingkungan berawal dari kesadaran diri setiap individu. Tidak henti-hentinya kami mengingatkan dan mengajak semua pihak untuk peduli. Dampak kurangnya kesadaran itu berawal dari sampah, lalu meluas menjadi persoalan lingkungan, merusak ekosistem, hingga akhirnya berdampak pada kesehatan manusia,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, WCD merupakan gerakan global tahunan yang digagas oleh Let’s Do It! World untuk melawan krisis sampah melalui aksi kolektif di seluruh dunia. Gerakan ini mengajak masyarakat melakukan pembersihan lingkungan, pemetaan sampah, dan kampanye edukatif agar kesadaran terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan semakin meluas.
Secara nasional, tema WCD Indonesia 2025 adalah “#Kami13Juta Relawan Bijak Kelola Sampah Menuju Indonesia Bersih 2029”. Tema ini menargetkan keterlibatan 13 juta relawan sebagai bagian dari strategi besar pengelolaan sampah yang lebih sistemik hingga tahun 2029. Di sejumlah daerah, gerakan ini juga diperpanjang sebagai kampanye gotong royong selama satu bulan penuh, yaitu dari 15 September hingga 15 Oktober.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Tasikmalaya menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dapat terwujud dengan sinergi antarorganisasi. Harapannya, semangat kebersihan yang ditumbuhkan dari WCD ini tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi berlanjut menjadi gaya hidup kolektif seluruh warga kota.

